Assalamu'alaikum....sobat,
Alhamdulillah bisa nulis postingan lagi nih, hehe
Sekedar berbagi ilmu, pengetahuan, dan pengalaman, kemarin habis ikutan acara tablig akbar di AMG (Akedemi Meteorologi dan Geofisika) pengisinya artis muslimah, Mba Oky S.D
Sobat, semua manusia punya keinginan, cita-cita, atau harapan. ingin menjadi ini dan itu. waktu kecil sering kali kita ditanya, "kalau udah besar mau jadi apa?" dan kita yang dulu masih kecil dengan semangatnya menjawab, "Dokter", "polisi", "tentara", "pilot", dan lain sebagainya. seiring bertambahnya usia, pengalaman, dan serangkaian kenyataan hidup yang kita temui, cara menjawab kita semakin ralistis. tidak serta merta menjawab begitu saja, tapi kita akan terlebih dahulu berpikir dan menyesuaikan dengan kondisi, kepribadian, dan karakter kita.
Sobat, terkadang apa yang kita ingin-inginkan tak kunjung terwujud. padahal kita sudah berdoa, berusaha semaksimal mungkin, mengorbankan apa yang bisa korbankan, dan melakukan apa yang mampu kita lakukan. tapi, keinginan itu tak kunjung terwujud.
Sobat, bukan salah tuhan kalau doa-doa kita belum dikabulkan. bukan salah teman, orang tua, atau siapapun di luar diri kita jika sesuatu yang kita mimpi-mimpikan belum juga menjadi kenyataan. lalu apa sebabnya? banyak, banyak sekali alasannya. kalau dijabarkan satu persatu, postingan ini tidak akan selesai. tapi, ada satu sebab yang langsung bersentuhan dengan diri kita, si pemimpi. apakah itu? "kesiapan diri"
Yup, sudah siapkah kita menerima apa yang kita inginkan? sobat, Allah SWT maha tahu akan segala-galanya, termasuk manusia. Allah tahu seberapa baik kulitas diri kita, seberapa kokoh tingkat keimanan kita sebagai hambanya. Allah SWT sangat tahu akan hal itu. Mba Oky, sejak kecil punya cita-cita ingin menjadi artis, beliau mengikuti banyak casting. tapi, belum juga berhasil. tapi setelah hidayah Allah datang, dan beliau menerima, menghayati serta melaksanakan hidayah dengan baik barulah Allah SWT memberikan mimpi itu. maka, jadilah beliau artis muslimah yang menjadi contoh untuk kaum perempuan.
Sobat, banyak orang yang menginginkan kekayaan, tapi kekayaan itu tak kunjung datang. bisa jadi Allah tahu, si orang ini belum bisa mengemban amanah harta yang banyak itu seandainya Allah mengabulkan keinginannya. kalau kasusnya seperti itu, maka bersyukurlah karena Allah sudah menghindarkan kita dari godaan berupa harta berlimpah. tapi ada juga yang sengaja diuji oleh Allah SWT, Allah mengabulkan doanya memiliki banyak uang. Allah ingin lihat apakah hambanya itu bisa mengolah amanah itu dengan baik. apakah si hamba bisa tetap beribadah, bersedekah, dan berbagi kepada sesama dengan hartanya itu. faktanya, kebanyakan dari yang seperti itu tidak lulus ujian. kebanyakan dari mereka terlena, tertipu, lalai, dan terjebak dalam kenikmatan dunia, alhasil semakin jauh dari Allah SWT.
Sobat, kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi lima menit dari waktu saat ini. jadi, mari berkaca diri, sudah sesuaikah antara keadaan kita dengan segala hal yang kita inginkan. mampukah kita berjalan sebagaimana mestinya ketika semua keinginan kita dipenuhi oleh Allah SWT. masihkah kita tetap istiqomah, berdoa, mengiba, menangis, kepada Allah SWT, andai Allah mewujudkan apa yang kita inginkan? sanggupkah kita menerimanya dengan sebenar-benarnya tanggung jawab?
Sobat, tetaplah bersabar. kejar mimpi-mimpi kita, dan seiring dengan itu mari siapkan pula diri kita untuk menerimanya. apapun wujud dan jenis keinginan itu, ingin segera menikah, ingin berpretasi, ingin menjadi terkenal, jadi penyanyi, dll. silahkan ukur diri kita, sudah sampai tahap mana persiapan kita andai Allah SWT mewujudkan harapan kita itu.
wallahu'alam, semoga bermanfaat, wassalam...